Kematangan digital adalah kemampuan organisasi dalam merespons dengan cepat tren dan pergeseran teknologi. Prof. Durek telah mengembangkan kerangka kerja untuk mengukur kematangan digital di perguruan tinggi. Komponen pengukuran kematangan digital meliputi kepemimpinan, perencanaan, budaya TIK, sumber daya dan infrastruktur TIK, pembelajaran dan pengajaran, penelitian ilmiah, penjaminan mutu, serta transfer teknologi dan layanan masyarakat. Evaluasi kematangan digital penting untuk menentukan kemajuan dan merencanakan langkah selanjutnya dalam Transformasi Digital BINUS. Dengan memahami kematangan digital, kita dapat mencapai tujuan transformasi digital secara efektif dan menghadapi tantangan teknologi yang terus berkembang.