{"id":3266,"date":"2023-05-04T14:16:51","date_gmt":"2023-05-04T07:16:51","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=3266"},"modified":"2023-05-04T14:16:51","modified_gmt":"2023-05-04T07:16:51","slug":"mengenal-sistem-blockchain-yang-mengamankan-iot-dan-cara-kerjanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/2023\/05\/04\/mengenal-sistem-blockchain-yang-mengamankan-iot-dan-cara-kerjanya\/","title":{"rendered":"Mengenal Sistem Blockchain yang Mengamankan IoT dan Cara Kerjanya"},"content":{"rendered":"<section id=\"\" class=\"section-container page-container \">\n<div class=\"container \">\n<article class=\"inside-post-wrapper\">\n<div class=\"main-block\">\n<div class=\" main-content\">\n<div class=\"wp-content\">\n<p style=\"text-align: justify\">Sejak kemunculan I<i>nternet of Things<\/i>\u00a0(IoT), setiap orang, produk, dan tempat saling terhubung dengan mudah. Pasalnya, jaringan IoT didukung\u00a0<i>chip<\/i>, sensor, serta aktuator canggih terintegrasi untuk mengirimkan data. Selain itu, data IoT mempunyai kemampuan analisis mengubah informasi menjadi tindakan yang berpengaruh bagi aktivitas bisnis.\u00a0Namun, perangkat IoT masih mengalami banyak kendala keamanan, seperti kurang perlindungan privasi, interoperabilitas buruk, serta serangan\u00a0<i>distributed denial of service<\/i>\u00a0(DDoS). Dalam hal ini,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0hadir melengkapi fitur keamanan IoT sehingga lebih aman dari peretasan dunia maya maupun pencurian data.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk penjelasan <strong>B<\/strong><b>lockchain IoT<\/b>\u00a0lebih lengkap, kamu bisa menyimak ulasan di bawah ini.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><b>Apa Itu\u00a0<\/b><b><i>Blockchain<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_57771\" class=\"wp-caption clear alignnone\" style=\"text-align: justify\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_57771\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-57771 size-medium\" title=\"Blockchain IoT\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/71-1-Envato_2_11zon-768x513.jpg\" alt=\"Blockchain IoT\" width=\"768\" height=\"513\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_57771\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : Envato<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><i>Blockchain<\/i>\u00a0merupakan teknologi baru yang semula dikembangkan untuk menciptakan\u00a0<a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Bitcoin\"><i>bitcoin<\/i><\/a>. Namun, sebenarnya,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0dibangun atas dasar kombinasi beberapa teknologi lama, seperti jaringan P2P, kriptografi, dan sistem\u00a0<i>database<\/i>. Dengan demikian,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0berarti rantai atau daftar blok yang digunakan sebagai sistem penyimpanan transaksi digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap blok terdiri dari kumpulan pencatatan transaksi yang terus bertambah. Blok-blok tersebut dihubungkan dengan\u00a0<i>hash<\/i>\u00a0dari blok sebelumnya. Kemudian, kumpulan blok membentuk sistem yang tersimpan dalam sebuah\u00a0<i>database<\/i>\u00a0publik. Sebutan untuk\u00a0<i>database<\/i>\u00a0publik adalah\u00a0<i>ledger<\/i>\u00a0atau buku besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Buku besar yang memuat transaksi bersifat terdistribusi. Transaksi diletakkan dalam blok dan disebarkan ke jaringan secara\u00a0<i>peer to peer<\/i>. Dengan begitu, setiap node menyimpan salinan transaksi dari buku besar.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><i>Lantas, apa saja keunggulan blockchain jika diterapkan untuk IoT?<\/i><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Pertama,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0memiliki kemampuan menyimpan jejak transaksi dan informasi secara efektif\u00a0 sehingga menciptakan sistem aman dan transparan. Hal itu karena ketika transaksi terjadi,\u00a0<i>public access<\/i>\u00a0memberikan keterbukaan bagi semua pihak tanpa harus\u00a0<i>login<\/i>\u00a0ke sistem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kendati terbuka bagi yang memiliki akses, blockchain melindungi informasi dan dana pengguna secara ketat. Artinya, kedua informasi tersebut tidak bisa dipakai oleh siapa pun tanpa seizin pemiliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Keunggulan kedua,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0tidak mudah ditembus oleh peretas karena bersifat\u00a0<i>append only<\/i>. Dengan sifat ini, pengguna hanya bisa menambahkan, tetapi tidak dapat memperbaiki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dari sisi audit,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0juga lebih baik daripada sistem perbankan. Dalam hal ini,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0bisa mengetahui jejak audit aset pengguna. Jadi, kamu bisa mengurangi risiko penggelapan dana dengan adanya fitur tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kemudian, dari segi keuangan,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0mencegah biaya\u00a0<i>middleman<\/i>\u00a0atau calo yang sering kali meminta biaya transaksi. Dampak positifnya, seluruh aktivitas pencatatan maupun verifikasi menjadi\u00a0<i>immutable<\/i>\u00a0dan terarah.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><b>Bagaimana Cara Kerja\u00a0<\/b><b><i>Blockchain<\/i><\/b><b>\u00a0Mengamankan IoT?<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_57772\" class=\"wp-caption clear alignnone\" style=\"text-align: justify\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_57772\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-57772 size-medium\" title=\"Blockchain IoT\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/71-2-Envato_3_11zon-768x513.jpg\" alt=\"Blockchain IoT\" width=\"768\" height=\"513\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_57772\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : Envato<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam mengelola transaksi data, jaringan IoT bisa memprosesnya dari beberapa perangkat yang dimiliki oleh pengguna berbeda. Karena itu, jaringan IoT sulit mendeteksi sumber apabila terjadi kebocoran data besar. Kemudian, kepemilikan data tidak jelas dengan banyaknya pemangku kepentingan yang terlibat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, risiko itu bisa diminimalisasi jika menggunakan\u00a0<i>blockchain<\/i>. Pasalnya,\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0bisa memantau informasi yang dikumpulkan serta mencegahnya dari kesalahan duplikasi data. Selain itu, sensor IoT dapat mengirim data menggunakan\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0tanpa melibatkan pihak ketiga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lalu, bagaimana\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0bekerja untuk mengamankan IoT? Berikut ini langkah-langkahnya.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h3>Mencatat Transaksi<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap transaksi yang masuk dicatat sebagai blok data dengan menyertakan pihak yang terlibat. Pencatatan juga memasukkan detail kejadian selama transaksi, waktu, tempat, penyebab, jumlah aset, dan syarat yang dipenuhi.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h3>Memperoleh Konsensus<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah mencatat transaksi, sistem akan memastikan sebagian besar pengguna di jaringan\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0menyetujui catatan tersebut. Artinya, tidak ada komplain mengenai validitas pencatatan transaksi saat itu. Biasanya, permintaan kesepakatan muncul di awal jaringan. Namun, ada pula yang memunculkan kesepakatan di akhir jaringan.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h3>Menautkan Blok<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Tahap selanjutnya, blockchain menuliskan pencapaian konsensus ke dalam blok (setara buku besar). Ketika transaksi bertambah, maka hash kriptografi juga ditingkatkan. Jika nilai\u00a0<i>hash<\/i>\u00a0diketahui berubah, sistem ini menciptakan cara mendeteksi kerusakan data.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h3>Membagikan Buku Besar<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Terakhir, sistem\u00a0<i>blockchain<\/i>\u00a0menyalurkan salinan terbaru dari buku besar pusat untuk semua pengguna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Itulah sekilas pembahasan seputar blockchain IoT yang teknologinya terus berkembang. Jika kamu ingin mendalami ilmu blockchain, jurusan Computer Science bisa menjadi pilihan studi. Salah satu perguruan tinggi yang menyediakan jurusan tersebut adalah <a href=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\">BINUS @Bekasi.<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu di jurusan Computer Science &#8211; Software Engineering dan raih impian kamu.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/section>\n<footer id=\"footer\"><\/footer>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak kemunculan Internet of Things\u00a0(IoT), setiap orang, produk, dan tempat saling terhubung dengan mudah. Pasalnya, jaringan IoT didukung\u00a0chip, sensor, serta aktuator canggih terintegrasi untuk mengirimkan data. Selain itu, data IoT mempunyai kemampuan analisis mengubah informasi menjadi tindakan yang berpengaruh bagi aktivitas bisnis.\u00a0Namun, perangkat IoT masih mengalami banyak kendala keamanan, seperti kurang perlindungan privasi, interoperabilitas buruk, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-3266","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3266"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3266\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}