{"id":4694,"date":"2024-03-22T14:21:46","date_gmt":"2024-03-22T07:21:46","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=4694"},"modified":"2024-03-22T14:21:46","modified_gmt":"2024-03-22T07:21:46","slug":"jadi-apa-lulusan-program-creative-communication-binus-university-bekasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/2024\/03\/22\/jadi-apa-lulusan-program-creative-communication-binus-university-bekasi\/","title":{"rendered":"Jadi Apa Lulusan Program Creative Communication BINUS University @Bekasi?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-4695 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GEEotUUWgAAMvlM-640x640.jpeg\" alt=\"\" width=\"445\" height=\"445\" \/><span style=\"font-size: 10pt\">twitter.com\/deanwball\/status\/1747723940166766798<\/span><\/p>\n<p><em>We live in a content driven world<\/em>. Apa <em>sih<\/em> artinya? Perusahaan dan <em>brand<\/em> berlomba-lomba untuk diingat dan disukai oleh terget konsumen mereka. Hal ini dimungkinkan karena adanya perkembangan media sosial. Konsumen tidak hanya mengandalkan informasi yang bisa mereka lihat melalui iklan di televisi atau radio, namun sumber informasi utama saat ini adalah media sosial.<\/p>\n<p>Artiya, perusahaan dan <em>brand<\/em> harus mampu membuat konten yang kreatif dan unik namun tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Untuk itu, perusahaan membutuhan profesional yang mampu mengemas dan mengkomunikasikan informasi yang tepat sasaran. Beberapa peluang profesi yang bisa dijalani oleh para lulusan <a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/program\/creative-communication-bekasi\/\">Program Creative Communication<\/a> BINUS@Bekasi adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Brand Content Planner and Creator<\/li>\n<\/ol>\n<p>Seorang <em>brand content planner &amp; creator<\/em> bertanggung jawab dalam membuat dan mengelola konten tentang sebuah <em>brand<\/em>, mulai dari membuat perencanaan tentang tema dan konsep konten, membuat jadwal untuk mengunggah konten, membuat konten, hingga mengevaluasi apakah konten yang sudah dibuat sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai <em>brand<\/em>. Misalnya, membuat <em>brand<\/em> lebih dikenal masyarakat, memberikan informasi tentang keunikan\/kelebihan <em>brand<\/em> tersebut, termasuk berbagai kontribusi positif yang akan maupun sudah dilakukan <em>brand<\/em> untuk masyarakat luas.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Copywriter<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tanggung jawab utama seorang <em>copywriter<\/em> adalah membuat tulisan kreatif dan persuasif (biasa disebut <em>copy<\/em>) tentang sebuah <em>brand<\/em> atau perusahaan. Tulisan ini biasa kita jumpai dalam iklan di berbagai media, mulai dari media cetak, televisi, radio dan tentunya paling banyak saat ini adalah media digital. Dalam menulis <em>copy<\/em>, seorang <em>copywriter<\/em> akan berkolaborasi dengan tim desain kreatif dan marketing untuk memastikan bahwa <em>copy<\/em> yang dibuat sejalan dengan tujuan dan strategi marketing yang ingin dicapai.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Advertising Specialist<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain <em>copywriter<\/em>, lulusan Program Creative Communication berpeluang menjadi <em>advertising specialist<\/em>. Pekerjaan sebagai <em>advertising specialist<\/em> bertanggung jawab untuk mengubah ide-ide kreatif menjadi iklan. Tujuannya tentunya untuk menarik minat beli konsumen sebuah <em>brand<\/em>. Diawali dengan mencari informasi detil tentang target konsumen, tren pasar, dan strategi marketing kompetitor. Berdasarkan informasi tersebut, kemudian <em>advertising specialist<\/em> akan membuat strategi dan perencanaan iklan sambil berkolaborasi dengan tim kreatif yang akan mendesain tampilan iklan.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Creative Event Planner and Organizer<\/li>\n<\/ol>\n<p>Siapa di antara teman-teman yang suka datang ke <em>event<\/em> festival musik, makanan atau olah raga yang biasa diadakan atau disponsori oleh sebuah <em>brand<\/em>? <em>Nah<\/em>, <em>event<\/em> tersebut merupakan hasil kerja tim <em>creative event planner<\/em> &amp; <em>organizer<\/em>. Tugas utama seorang <em>creative event planner<\/em> &amp; <em>organizer<\/em> adalah menyusun strategi dan perencanaan, hingga memastikan <em>event<\/em> berjalan sesuai dengan konsep yang telah disusun serta mencapai target yang diharapkan oleh <em>brand<\/em>. Umumnya, sebuah <em>brand<\/em> mengadakan <em>event<\/em> atau mensponsori sebuah <em>event<\/em> untuk memperkenalkan <em>brand<\/em>, meningkatkan penjualan atau untuk membangun kedekatan dengan konsumen mereka.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>Public Relations<\/li>\n<\/ol>\n<p>Istilah <em>public relations<\/em> tentunya sudah tidak asing lagi di telinga teman-teman. Seorang <em>public relations<\/em> bertanggung jawab dalam membuat strategi, perencanaan hingga mengevaluasi keberhasilan aktivitas komunikasi yang sudah dilakukan perusahaan atau <em>brand<\/em>. Termasuk membawa perusahaan atau <em>brand<\/em> keluar dari krisis yang bisa membahayakan citra (<em>image<\/em>) dan reputasi perusahaan atau <em>brand<\/em>. Berbagai aktivitas komunikasi yang dilakukan <em>public relations<\/em> (bisa dalam bentuk tulisan di website, media sosial, <em>event<\/em>, dll.) bertujuan untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap perusahaan dan <em>brand<\/em>.<\/p>\n<p>Keren-keren <em>kan<\/em> profesi yang bisa dijalani oleh lulusan Program Creative Communication. Yuk, buruan daftar dan jadi profesional di bidang komunikasi!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>twitter.com\/deanwball\/status\/1747723940166766798 We live in a content driven world. Apa sih artinya? Perusahaan dan brand berlomba-lomba untuk diingat dan disukai oleh terget konsumen mereka. Hal ini dimungkinkan karena adanya perkembangan media sosial. Konsumen tidak hanya mengandalkan informasi yang bisa mereka lihat melalui iklan di televisi atau radio, namun sumber informasi utama saat ini adalah media sosial. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4695,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-4694","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-creative-communication"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4694"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4694"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4694\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4695"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4694"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4694"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}