{"id":8327,"date":"2025-05-30T08:40:59","date_gmt":"2025-05-30T01:40:59","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=8327"},"modified":"2025-05-30T08:40:59","modified_gmt":"2025-05-30T01:40:59","slug":"gelap-gelapan-tapi-nyaman-rahasia-dark-mode-light-spot-di-ui-ux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/2025\/05\/30\/gelap-gelapan-tapi-nyaman-rahasia-dark-mode-light-spot-di-ui-ux\/","title":{"rendered":"Gelap-Gelapan tapi Nyaman: Rahasia Dark Mode &amp; Light Spot di UI\/UX"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8328 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar5-5.jpg\" alt=\"\" width=\"456\" height=\"304\" srcset=\"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/sites\/90\/2025\/06\/Gambar5-5.jpg 505w, https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/sites\/90\/2025\/06\/Gambar5-5-300x200.jpg 300w, https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/sites\/90\/2025\/06\/Gambar5-5-480x320.jpg 480w\" sizes=\"(max-width: 456px) 100vw, 456px\" \/><\/p>\n<p><strong>Landasan Teori UI\/UX<\/strong><\/p>\n<p>User\u00a0\u00a0\u00a0 Experience,\u00a0\u00a0\u00a0 yaitu\u00a0\u00a0\u00a0 memastikan\u00a0\u00a0\u00a0 pengguna\u00a0\u00a0\u00a0 dapat menggunakan\u00a0 produk\u00a0 dengan\u00a0 efektif,\u00a0 efesien,\u00a0 dan\u00a0 merasa nyaman\u00a0 serta\u00a0 puas, User Interface pada digital\u00a0 product yang berarti bagaiman desain tata\u00a0 letak yang disuguhkan aplikasi. Menurut\u00a0\u00a0 Wahyuni\u00a0\u00a0 &amp;\u00a0\u00a0 Dewi (2018), User\u00a0 Interface tidak\u00a0 sekadar\u00a0 segi\u00a0 warna dan bentuk namun\u00a0 bagaimana\u00a0 sebuah\u00a0 produk\u00a0 mempersembahkan\u00a0 alat atau tools yang\u00a0 sesuai\u00a0 dengan\u00a0 pengguna\u00a0 untuk\u00a0 memenuhi keinginanya. Dan User\u00a0 Experience menurut\u00a0 kutipan artikel\u00a0\u00a0\u00a0 dari\u00a0\u00a0\u00a0 Norman Nielsen\u00a0\u00a0\u00a0 (2018), User\u00a0\u00a0\u00a0 Experience merupakan\u00a0\u00a0\u00a0 seluruh\u00a0\u00a0\u00a0 bagian\u00a0\u00a0\u00a0 yang\u00a0\u00a0\u00a0 berhubungan\u00a0\u00a0\u00a0 denganinteraksi\u00a0\u00a0 pengguna\u00a0\u00a0 disaat\u00a0\u00a0 menggunakan\u00a0\u00a0 layanan\u00a0\u00a0 sebuah produk<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Fakta Dark Mode &amp; Light Mode<\/strong><\/p>\n<p>Banyak orang menyukai mode terang dan gelap. Studi terkini menunjukkan bahwa lebih dari 80% pengguna lebih menyukai mode gelap karena terlihat keren dan nyaman di mata. Mode gelap begitu populer sehingga 91% hingga 95% dari semua pengguna perangkat mengatakan mereka lebih menyukai mode gelap daripada mode terang!<\/p>\n<p>Mode terang lebih mudah dibaca dan cocok untuk orang dengan masalah penglihatan, sedangkan mode gelap sedang populer dan memberikan tampilan yang bergaya.<\/p>\n<p>Mode terang sudah biasa dan dapat diakses oleh banyak orang; mode ini menampilkan warna dengan akurat, yang penting untuk desain dan bidang medis. Namun, mode gelap terlihat mencolok, nyaman di mata, dan dapat menghemat daya pada beberapa layar. Namun, mode gelap dapat mengacaukan warna dan tidak selalu cocok untuk bacaan yang panjang atau tempat yang terang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Dark Mode Vs Light Mode<\/strong><\/p>\n<p>Dark Mode UI (User Interface) adalah mode tampilan di mana elemen antarmuka seperti teks dan ikon menjadi lebih terang atau berwarna kontras, dan warna background utama UI menjadi gelap atau hitam. Untuk menghindari ketegangan mata, dapatkan kontras yang tepat. Gunakan nuansa abu-abu yang lembut dan warna-warna cerah untuk terlihat menarik dan nyaman di mata.<\/p>\n<p><strong>Manfaat :<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pengurangan kelelahan mata: Warna gelap pada background dapat menenangkan mata dan membuatnya lebih nyaman, terutama di bawah sinar matahari.<\/li>\n<li>Penghematan daya baterai: Pixel berwarna hitam tidak memerlukan energi lebih banyak, khususnya pada perangkat seluler dengan layar OLED atau AMOLED.<\/li>\n<li>Aesthetic &amp; Modern: Dark Mode sering dianggap sebagai pilihan yang lebih modern dan elegan, memberikan tampilan yang berbeda dan menarik bagi kamu sebagai use.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mode terang adalah tampilan antarmuka yang memiliki teks berwarna gelap di atas latar belakang yang lebih terang. Karena kemiripannya dengan media cetak tradisional, seperti kertas putih dengan tinta hitam, desain ini telah lama menjadi standar dalam berbagai aplikasi dan situs web<\/p>\n<p><strong>Manfaat :<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Keterbacaan Tinggi: Teks gelap di atas latar belakang terang memberikan kontras yang baik, membuat konten lebih mudah dibaca, terutama di tempat yang terang.<\/li>\n<li>Keserbagunaan: Berfungsi dengan berbagai jenis konten dan aplikasi, termasuk yang berfokus pada teks panjang, seperti artikel atau dokumen.<\/li>\n<li>Kemudahan Aksesibilitas: Kontras yang jelas antara teks dan latar belakang membuat mode terang lebih mudah diakses bagi pengguna dengan gangguan penglihatan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">REFERENCES :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Kud, M. (2023, August 2). Light Mode vs Dark Mode in UI\/UX Design | Bootcamp.<em>Medium<\/em>.<a href=\"https:\/\/medium.com\/design-bootcamp\/ui-ux-design-a-beautiful-dance-of-light-and-dark-a94b1cbc0634\">https:\/\/medium.com\/design-bootcamp\/ui-ux-design-a-beautiful-dance-of-light-and-dark-a94b1cbc0634<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">BuildWithAngga. (n.d.). <em style=\"font-family: inherit\">Penggunnaan Dark Mode pada UI Design | BuildWithAngga<\/em><span style=\"font-family: inherit\">. BuildWithAngga. <\/span><a style=\"font-family: inherit\" href=\"https:\/\/buildwithangga.com\/tips\/penggunnaan-dark-mode-pada-ui-design\">https:\/\/buildwithangga.com\/tips\/penggunnaan-dark-mode-pada-ui-design<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Landasan Teori UI\/UX User\u00a0\u00a0\u00a0 Experience,\u00a0\u00a0\u00a0 yaitu\u00a0\u00a0\u00a0 memastikan\u00a0\u00a0\u00a0 pengguna\u00a0\u00a0\u00a0 dapat menggunakan\u00a0 produk\u00a0 dengan\u00a0 efektif,\u00a0 efesien,\u00a0 dan\u00a0 merasa nyaman\u00a0 serta\u00a0 puas, User Interface pada digital\u00a0 product yang berarti bagaiman desain tata\u00a0 letak yang disuguhkan aplikasi. Menurut\u00a0\u00a0 Wahyuni\u00a0\u00a0 &amp;\u00a0\u00a0 Dewi (2018), User\u00a0 Interface tidak\u00a0 sekadar\u00a0 segi\u00a0 warna dan bentuk namun\u00a0 bagaimana\u00a0 sebuah\u00a0 produk\u00a0 mempersembahkan\u00a0 alat atau tools yang\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8328,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8327","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-information-technology"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8327"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8327"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8327\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}