{"id":4082,"date":"2021-11-12T14:10:10","date_gmt":"2021-11-12T07:10:10","guid":{"rendered":"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/?p=4082"},"modified":"2021-11-12T14:10:10","modified_gmt":"2021-11-12T07:10:10","slug":"mindfulness-untuk-mahasiswa-begini-manfaat-yang-bisa-kamu-nikmati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/2021\/11\/12\/mindfulness-untuk-mahasiswa-begini-manfaat-yang-bisa-kamu-nikmati\/","title":{"rendered":"Mindfulness untuk Mahasiswa, Begini Manfaat yang Bisa Kamu Nikmati"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu tantangan hidup berdampingan dengan teknologi modern adalah distraksi digital dari gawai seperti ponsel. Harus diakui, hidup semakin mudah dengan <em>smartphone <\/em>karena kamu bisa melakukan berbagai hal lewat satu atau dua kali klik. Simpel, cepat, dan praktis.\u00a0Di sisi lain, ketergantungan pada ponsel membuatmu cenderung sulit fokus pada satu hal. Godaan mengecek notifikasi begitu kuat. Tangan pun rasanya semakin susah lepas dari gawai. Apalagi, saat ini kamu sebagai mahasiswa tengah melakoni perkuliahan <em>online.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Pertemuan kelas <em>online, <\/em>mengerjakan tugas, diskusi dengan teman sekelompok, hingga mencari referensi tugas kuliah membuatmu terpapar pada layar <em>gadget <\/em>sepanjang hari. Ketika hal ini berlangsung pada rentang waktu lama, otomatis berdampak pada kesehatanmu.\u00a0 Adalah wajar ketika kamu mulai merasa tertekan, bosan, kecemasan soal sampai kapan ini berlanjut, hingga kewalahan menggarap tugas yang mengantre panjang. Hal tersebut bisa berdampak pada kacaunya aktivitas harian, seperti malas makan, jarang olahraga, kurang istirahat, dan sulit tidur.<\/p>\n<p>Kabar baiknya, kamu bisa mencoba praktik <em>mindfulness <\/em>untuk menangani situasi tersebut. <em>Mindfulness <\/em>merujuk pada upaya membawa kesadaran diri secara penuh di sini dan kini. Singkatnya, ini tentang bagaimana kamu <em>living in the moment <\/em>dan hadir penuh menikmati setiap momen.\u00a0 Praktik <em>mindfulness <\/em>dapat membantu kamu fokus pada apa yang penting dijalani saat ini. Berikut manfaat apa saja yang bisa kamu nikmati jika coba mulai menjalani <em>mindfulness.\u00a0<\/em><\/p>\n<h4><strong>Mengurangi Stres dan Kecemasan<\/strong><\/h4>\n<p>Sejarah membuktikan, <em>mindfulness <\/em>ampuh digunakan sebagai metode mengelola stres dan kecemasan. Apalagi, kedua kondisi itu berkembang lewat tekanan internal (kurang percaya diri, meragukan diri sendiri) dan tekanan eksternal (dibandingkan dengan orang lain, beban kerja berat) yang dialami seseorang.<\/p>\n<p>Dengan mencoba <em>mindfulness, <\/em>kamu bisa menyadari tekanan tersebut tanpa mengambil pusing atas semua hal. Kamu bisa memilih fokus pada apa yang ingin dijalani lebih dulu dan berusaha menyelesaikannya sebisa mungkin. Bagaimanapun rasa panik dan cemas berkepanjangan tidak bisa membuat semua tekanan itu menghilang kan?<\/p>\n<h4><strong>Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi<\/strong><\/h4>\n<p>Sekalipun kamu bisa melakukan banyak tugas dalam satu waktu, besar kemungkinan hasil yang dicapai tidak maksimal. Dengan praktik <em>mindfulness, <\/em>kamu bisa memusatkan seluruh energi yang dimiliki untuk fokus pada satu hal saja. Memang ini terdengar sulit, tetapi berlatih rutin bisa membantumu.<\/p>\n<h4><strong>Meningkatkan Kemampuan Kognitif<\/strong><\/h4>\n<p>Dengan memusatkan perhatian, kamu juga bisa meningkatkan kemampuan kognitif sehingga lebih responsif pada tugas-tugas yang berbasis waktu. Praktik <em>mindfulness <\/em>terbukti meningkatkan efektivitas belajar, memori, dan perhatian seseorang. Semua karena kamu telah terbiasa fokus sehingga seluruh sumber daya dalam diri bisa kamu kerahkan guna menuntaskan suatu tugas secara cermat.<\/p>\n<h4><strong>Membangun Kecerdasan Emosional dan Sosial yang Lebih Baik<\/strong><\/h4>\n<p>Praktik <em>mindfulness <\/em>akan membawamu hadir secara utuh pada setiap momen. Setelah terbiasa demikian, kamu dapat lebih peka akan kehadiran orang lain, berikut menyadari emosi yang diekspresikan orang di sekitarmu. Dengan begitu, tumbuh perasaan empati yang membuatmu bisa merespons kebutuhan mereka secara tepat.<\/p>\n<h4><strong>Meningkatkan Daya Ingat<\/strong><\/h4>\n<p>Penelitian ilmiah telah membuktikan hal ini. Saat kamu mendengarkan secara aktif perkuliahan, kamu cenderung memperhatikan situasi terkini. Hal tersebut membuat kesadaran kamu terlatih untuk fokus pada di sini dan kini.\u00a0 Alhasil, kamu menyerap informasi yang disampaikan secara terstruktur dan lebih mudah diingat setelahnya. Bahkan, kamu bisa mudah mengenali apa saja yang tertuang dalam catatan karena kamu menuliskan setiap kata dengan cermat.<\/p>\n<p>Studi lainnya menunjukkan, mereka yang memusatkan perhatian penuh pada informasi yang diajarkan di kelas, cenderung mampu menyimpan informasi baru tersebut dengan lebih baik. Hal tersebut mengungkapkan bagaimana mendengarkan aktif bisa meningkatkan daya ingat sekaligus performa akademik kamu di kampus.<\/p>\n<p>Praktik <em>mindfulness <\/em>membawa banyak keuntungan bagimu dalam menjalani perkuliahan. Kamu bisa mencobanya lewat meditasi atau menerapkan <em>mindful living. <\/em>Kedua cara tersebut mendorongmu melakukan perubahan gaya hidup, rutinitas, dan kebiasaan dalam berbagai aspek.\u00a0 Tentu saja mengubah gaya hidup bukan pekerjaan yang selesai semalam. Kamu pun tidak perlu terbebani untuk segera berubah. Coba awali dengan aksi kecil dari salah satu aspek dalam hidupmu yang paling mendesak untuk diubah.\u00a0 Misalnya, mengurangi waktu <em>scrolling <\/em>media sosial. Kamu bisa mencari aktivitas atau hobi baru yang membuatmu sibuk dan melupakan ponsel sesaat. Ingat, lakukan semua secara bertahap, coba hadir penuh pada setiap momen, dan nikmatilah!<\/p>\n<p>Semoga informasi ini bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tantangan hidup berdampingan dengan teknologi modern adalah distraksi digital dari gawai seperti ponsel. Harus diakui, hidup semakin mudah dengan smartphone karena kamu bisa melakukan berbagai hal lewat satu atau dua kali klik. Simpel, cepat, dan praktis.\u00a0Di sisi lain, ketergantungan pada ponsel membuatmu cenderung sulit fokus pada satu hal. Godaan mengecek notifikasi begitu kuat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4080,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,11],"tags":[],"class_list":["post-4082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-event","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4082"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4082"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4082\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}