{"id":4241,"date":"2022-05-13T10:17:56","date_gmt":"2022-05-13T03:17:56","guid":{"rendered":"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/?p=4241"},"modified":"2022-05-13T10:17:56","modified_gmt":"2022-05-13T03:17:56","slug":"benarkah-sdm-indonesia-belum-cukup-respons-tanggapi-geliat-machine-learning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/2022\/05\/13\/benarkah-sdm-indonesia-belum-cukup-respons-tanggapi-geliat-machine-learning\/","title":{"rendered":"Benarkah SDM Indonesia Belum Cukup Respons Tanggapi Geliat Machine Learning?"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/files\/2022\/05\/Copy-of-BINUS-Benarkah-SDM-Indonesia-Belum-Cukup-Respons-Tanggapi-Geliat-Machine-Learning.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-4242 aligncenter\" src=\"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/files\/2022\/05\/Copy-of-BINUS-Benarkah-SDM-Indonesia-Belum-Cukup-Respons-Tanggapi-Geliat-Machine-Learning.jpg\" alt=\"\" width=\"629\" height=\"428\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sebuah studi dari<\/span><a href=\"https:\/\/www.fortunebusinessinsights.com\/machine-learning-market-102226\"> <span style=\"font-weight: 400\">Fortune Business Insights<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> menunjukkan bahwa pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0berkembang pesat akhir-akhir ini. Pada 2021, tercatat nilai pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah sebesar US$15,44 miliar. Diprediksi, akhir tahun 2022 nanti jumlahnya akan naik menjadi US$21,17 miliar dan pada 2029 akan mencapai US$209,91 miliar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Saat melihat pemberitaan tersebut, tentu akan muncul pertanyaan, \u201cSiapkah Indonesia mengikuti perkembangan pesat tersebut? Benarkah SDM Indonesia belum siap merespons<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang tengah menggeliat di seluruh dunia saat ini?\u201d Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari simak ulasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Mengenal Perbedaan <\/b><b><i>Artificial Intelligence <\/i><\/b><b>dan <\/b><b><i>Machine Learning<\/i><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Saat membicarakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, pasti tidak bisa dilepaskan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">artificial intelligence <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(AI). Sebenarnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sendiri merupakan bagian dari AI.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">AI secara garis besar mempelajari seluruh teknik dan program yang memungkinkan komputer untuk meniru kecerdasan manusia. Nah, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk bisa menghasilkan kemampuan berpikir seperti manusia pada mesin. machine learning membuat mesin mempelajari data untuk kemudian diterapkan saat harus memecahkan suatu masalah atau menyelesaikan tugas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b><i>Machine Learning<\/i><\/b><b> Menjadi Tren di Tengah Pandemi<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pandemi sedikit banyak telah mengubah kebiasaan kita. Salah satunya adalah kebiasaan dalam bekerja. Namun, ternyata perubahan tersebut justru membuka peluang pada pemanfaatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hal ini dibuktikan oleh raksasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Amerika Serikat, Amazon.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.mccormick.northwestern.edu\/news\/articles\/2021\/02\/how-amazon-moved-faster-than-ever-during-the-pandemic.html\"><span style=\"font-weight: 400\">Amazon<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> memanfaatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pada manajemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">supply chain <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(rantai pasok) mereka selama masa pandemi. Selama pandemi, ada banyak sekali daerah yang menerapkan kebijakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">lockdown<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kebijakan ini mau tak mau mengubah kebiasaan belanja masyarakat. Dengan adanya machine learning, Amazon dapat mengantisipasi kapan pelanggan akan melakukan pembelian berdasarkan kebiasaan mereka sebelumnya. Bahkan sistem bisa memprediksi barang apa saja yang akan dibeli pelanggan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>SDM Indonesia Belum Cukup Tanggapi Geliat Ini<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sayangnya, di Indonesia, geliat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">belum ditanggapi dengan serius. Padahal jika diperhatikan, beberapa tahun belakangan ini, semakin banyak perusahaan yang sadar akan pentingnya data dan cara mengolahnya hingga menjadi informasi berharga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dr. Ir. Yaya Heryadi, M.Sc., dosen sekaligus peneliti di program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Doctor of Computer Science<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (DCS) BINUS UNIVERSITY, mengungkapkan bahwa Indonesia masih kekurangan SDM yang menguasai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan bahkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Artificial Intelligence<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AI) secara umum. Padahal, perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan AI di Indonesia pun sama pesatnya dengan perkembangan di luar negeri. Dikhawatirkan, nantinya pasar machine learning dalam negeri pun akan dikuasai oleh SDM dari luar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Mengenal Data Science Dan Tugasnya<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk bisa bersaing dalam pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dibutuhkan talenta yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">data science<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Data science<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari teknik pengolahan data. Bidang ilmu ini pada dasarnya menggabungkan konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">programming <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari Ilmu Komputer, logika dalam Matematika, dan pemahaman Statistika untuk bisa mendapatkan informasi berharga dari sekumpulan data.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tugas seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">data scientist <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tentu saja tidak bisa dilepaskan dari data. Mereka berkutat dengan data, mulai dari proses pengumpulan, analisis, hingga visualisasi data. Sederhananya, mereka bertugas mengolah data mentah hingga menjadi suatu informasi penting yang dapat dipahami oleh siapa saja, bahkan oleh masyarakat awam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Menyambut Machine Learning Bersama BINUS<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menyambut perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang terus menggeliat, BINUS University menghadirkan program Doctor of Computer Science atau DCS. Lewat program ini, diharapkan lulusan tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan di bidang komputer, tapi juga memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang mampu bersaing di pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">global.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">DCS mendorong mahasiswa untuk melakukan kegiatan riset, pengembangan, serta pengabdian masyarakat agar kesadaran terhadap pentingnya data di Indonesia semakin naik. Selain itu, program DCS juga rutin melakukan riset serta publikasi bersama peneliti dunia untuk mendorong terciptanya ekosistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang lebih baik di dalam negeri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tertarik untuk melanjutkan studi di bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">artificial intelligence <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">secara general? Anda bisa bergabung dalam program S3 Doctor of Computer Science (DCS). DCS telah mendesain program kuliah yang tidak hanya mencetak ijazah, tapi juga mendorong mahasiswanya dalam menghasilkan produk untuk diterapkan pada kehidupan masyarakat. Informasi selengkapnya mengenai DCS BINUS University bisa Anda dapatkan<\/span><a href=\"https:\/\/dcs.binus.ac.id\/\"> <span style=\"font-weight: 400\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah studi dari Fortune Business Insights menunjukkan bahwa pasar machine learning \u00a0berkembang pesat akhir-akhir ini. Pada 2021, tercatat nilai pasar machine learning adalah sebesar US$15,44 miliar. Diprediksi, akhir tahun 2022 nanti jumlahnya akan naik menjadi US$21,17 miliar dan pada 2029 akan mencapai US$209,91 miliar. Saat melihat pemberitaan tersebut, tentu akan muncul pertanyaan, \u201cSiapkah Indonesia mengikuti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[89,181,266,267],"class_list":["post-4241","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news","tag-doctor-of-computer-science","tag-machine-learning","tag-sdm-indonesia","tag-sdm-machine-learning"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4241"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4241"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4241\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}