{"id":4298,"date":"2022-06-02T01:00:12","date_gmt":"2022-06-01T18:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/?p=4298"},"modified":"2022-06-02T01:00:12","modified_gmt":"2022-06-01T18:00:12","slug":"mengenal-storytelling-marketing-dan-perannya-dalam-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/2022\/06\/02\/mengenal-storytelling-marketing-dan-perannya-dalam-bisnis\/","title":{"rendered":"Mengenal Storytelling Marketing dan Perannya dalam Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak terlepas dari bersosialisasi dan berinteraksi. Proses interaksi ini dapat terganggu apabila pembicara menyampaikan pesan dengan kurang baik, seperti bertele-tele maupun tidak lengkap.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu metode penyampaian yang baik agar lawan bicara atau audiens mudah mengerti adalah dengan melakukan teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah salah satu teknik dalam berbicara yang digunakan untuk memancing perasaan lawan bicara, baik rasa penasaran, sedih, gemas, takut, kesal, dan marah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perasaan yang dibawa oleh lawan bicara atau audiens akan membuat isi pembicaraan tersebut\u00a0 lebih kuat untuk diingat. Oleh karena itu, teknik ini sangat berguna bagi Anda yang ingin meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brand awareness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terhadap bisnis yang Anda miliki. Lalu, apakah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> begitu penting dalam bisnis?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Apa Itu Storytelling Marketing?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sama halnya dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam kehidupan sehari-hari yang bertujuan untuk mempermudah lawan bicara mengerti tentang apa yang dibicarakan serta lebih mudah untuk diingat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bertujuan untuk memikat pelanggan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> agar tertarik dengan produk atau layanan yang disediakan oleh perusahaan Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peran ini di dalam perusahaan biasanya diisi oleh seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">copywriter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang bertugas untuk menghasilkan tulisan agar mudah dicerna serta mudah diingat oleh audiens.\u00a0 Seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">copywriter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> harus menuliskan fakta yang dibumbui dengan cerita menarik dan ringan supaya pembaca atau pendengarnya tidak bosan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Mengapa Storytelling Penting bagi Bisnis<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storyteller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bisa memiliki peran di perusahaan, seberapa penting posisi tersebut dan apa manfaatnya untuk perusahaan? Berikut adalah penjelasannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Menjadi penghubung audiens<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai ujung tombak perusahaan, teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki peranan penting untuk menghubungkan audiens atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan perusahaan. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap produk dari perusahaan tersebut. Lebih dari itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga bisa menjelaskan alasan untuk apa produk tersebut dibeli oleh audiens.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Misalnya, Anda ingin mempromosikan produk kasur, maka Anda bisa meramunya dengan cerita seorang bapak atau ibu yang sudah renta tidur di kasur yang rusak dan terasa tidak nyaman. Kemudian, sang anak membelikannya kasur baru agar orang tuanya dapat tidur dengan nyenyak dan nyaman di hari tuanya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut tidak hanya mempromosikan produk kasur tidur, melainkan juga membuat penonton merasakan empati dan menggerakkan hatinya agar ikut membelikan kasur yang nyaman untuk kedua orang tuanya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Metode belajar yang baik<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Inti dalam pembelajaran adalah penyampaian. Penyampaian yang baik akan lebih mudah diterima dan diingat. Oleh karena itu, teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memudahkan siapa pun untuk belajar. Tidak hanya di lingkungan akademik, penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bisa dipakai dan diterapkan ke mana pun, hingga ke lingkungan kerja.<\/span><\/p>\n<p><b>5 Contoh Storytelling dari Brand<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apakah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> benar-benar bermanfaat dalam dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">? Apakah ada perusahaan besar yang mempraktikkan teknik tersebut untuk membantu memasarkan produknya? Berikut ini adalah contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang sukses digunakan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brand-brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terkenal.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Disney<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=G4qMqbL9ACo\"><span style=\"font-weight: 400\">Disneyland Paris \u2013 The little duck<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Iklan tersebut mempromosikan Disneyland Paris yang digambarkan dengan antropomorfisme, yaitu penyerupaan karakter manusia pada hewan. Awalnya, seekor bebek bersedih akibat tak dapat membawa komik Donal Bebek yang ditemukannya. Tak berselang lama kemudian, ia dan sekelompok bebek lainnya terjatuh akibat sambaran petir. Raut wajah gembira tergambarkan setelah ia bertemu Donal Bebek sungguhan dengan latar belakang Disneyland.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Coca-cola<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=6Ht2Vvr4nio\"><span style=\"font-weight: 400\">Coke AR HD<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Coca-cola memang tidak pernah gagal dalam membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang dapat memikat pelanggannya. Kali ini, mereka mengimplementasikan teknologi AR sebagai medium baru dalam mempromosikan produknya. Menariknya, ketika pelanggan mengarahkan kamera ke kaleng Coca-cola, akan muncul karakter 3D dengan skenario yang telah dibuat seperti memainkan drum, bola, hingga swafoto bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilansir dari Askattest.com, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Fellow Creative Director<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Kevin Lau, menerangkan bahwa ide ini digunakan agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki pengalaman yang menyenangkan. Ini adalah kesempatan sempurna untuk mengeksplorasi medium baru untuk menguji kemampuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk mengembangkan pasarnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Apple<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=Ryk0eny1j0M\"><span style=\"font-weight: 400\">Detour \u2013 A film by Michel Gondry<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kurang rasanya bila berbicara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tanpa membahas ide kreatif dari Apple yang selalu melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan cara yang unik. Dalam video ini, Apple bekerja sama dengan sutradara pemenang Oscar, yaitu Michel Gondry untuk membuat film pendek yang sangat menarik dan cerita yang ringan untuk ditonton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Uniknya, tidak ada produk Apple yang ditampilkan pada video tersebut. Namun, seluruh pengambilan gambar dilakukan menggunakan iPhone 7 Plus. Seluruh animasi, pengambilan video di dalam air, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">time-lapse<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">slow-motion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> diambil hanya dengan memanfaatkan fitur yang tersedia di iPhone 7 Plus.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Fairmont<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=-hKl-_iIthc\"><span style=\"font-weight: 400\">Suite 1742: a virtual bed-in experience (360 TRAILER)<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sama dengan Coca-cola, Fairmont Queen Elizabeth Hotel menggunakan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">augmented reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang dipadukan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Pengunjung hotel akan merasakan pengalaman ketika John Lennon bersama Yoko Ono melakukan protes terhadap perang Vietnam tahun 1969. Pengunjung seperti dibawa kembali ke masa lalu untuk merasakan suasana kala itu. Video tersebut adalah gambaran singkat yang akan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">rasakan jika menginap di kamar Suite 1742.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b><i>Square<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=xOZpuBWwSDc\"><span style=\"font-weight: 400\">Sister Hearts<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Square merupakan perusahaan pemroses kartu kredit. Perusahaan ini menampilkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berupa 12 film pendek yang telah diproduksi. Film tersebut bercerita bagaimana orang-orang Amerika mengangkat kondisi mereka dalam keadaan yang sulit. Uniknya, film tersebut diangkat dari kisah nyata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah peran-peran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di dalam dunia bisnis yang bertujuan untuk memicu perasaan audiens sehingga penyampaiannya menjadi lebih efektif. Apabila Anda tertarik untuk mempelajari teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> secara lebih mendalam, bergabunglah ke BINUS GRADUATE PROGRAM yang menyediakan program studi Magister Ilmu Komunikasi untuk menunjang kemampuan Anda dalam melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Informasi selengkapnya bisa Anda <\/span><a href=\"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/magister-ilmu-komunikasi\/\"><span style=\"font-weight: 400\">klik di sini!<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak terlepas dari bersosialisasi dan berinteraksi. Proses interaksi ini dapat terganggu apabila pembicara menyampaikan pesan dengan kurang baik, seperti bertele-tele maupun tidak lengkap.\u00a0Salah satu metode penyampaian yang baik agar lawan bicara atau audiens mudah mengerti adalah dengan melakukan teknik storytelling. Storytelling adalah salah satu teknik dalam berbicara yang digunakan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,1],"tags":[80,88,125,184,279,280],"class_list":["post-4298","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news","category-uncategorized","tag-copywriter","tag-digital-marketing","tag-ilmu-komunikasi","tag-magister-ilmu-komunikasi","tag-storytelling","tag-storytelling-marketing"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4298"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4298"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4298\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}