{"id":4721,"date":"2023-06-26T12:34:36","date_gmt":"2023-06-26T05:34:36","guid":{"rendered":"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/?p=4721"},"modified":"2023-06-26T12:34:36","modified_gmt":"2023-06-26T05:34:36","slug":"jangan-salah-ini-perbedaan-komunikasi-interpersonal-dan-intrapersonal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/2023\/06\/26\/jangan-salah-ini-perbedaan-komunikasi-interpersonal-dan-intrapersonal\/","title":{"rendered":"Jangan Salah, Ini Perbedaan Komunikasi Interpersonal dan Intrapersonal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai seorang manusia, komunikasi menjadi salah satu aspek terpenting dalam kehidupan. Jenisnya sendiri ada dua, yaitu komunikasi interpersonal dan intrapersonal. Setiap ragam tersebut memiliki proses yang berbeda, sehingga tidak bisa disamakan dengan satu sama lain. Jadi, seperti apakah perbedaannya? Anda bisa menyimak jawabannya di sini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Pengertian dan Proses Komunikasi Interpersonal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sederhananya, komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran informasi atau ide dengan minimal dua orang, baik secara lisan maupun tertulis. Berikut adalah elemennya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Pengirim dan penerima pesan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, proses komunikasi interpersonal membutuhkan minimal dua orang partisipan. Salah satu orang akan menyampaikan ucapan atau tulisan yang perlu diketahui oleh pihak lain, sedangkan pihak yang mendengarkan berperan sebagai penerima pesan untuk menerjemahkan maknanya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Pesan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada komunikasi interpersonal, pesan yang disampaikan seringkali berkaitan erat dengan ucapan atau tulisan yang bisa diterima oleh pihak lain. Namun, batasannya tidak berhenti sampai di sana saja. Justru, bahasa non-verbal seperti gerak tubuh, ekspresi wajah, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">emoji<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, serta gambar yang dikirimkan juga bisa dikategorikan sebagai pesan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">3. Umpan balik<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Umpan balik adalah reaksi yang diberikan oleh pihak pendengar\u2013atau penerima pesan\u2013setelah memahami makna dari ucapan atau teks pemberi pesan. Bentuk balasan ini bisa berupa ucapan lisan, kalimat tertulis, atau gestur non-verbal yang termasuk dalam contoh bagian sebelumnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">4. Kalimat pembuka<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini adalah kalimat yang berperan sebagai pengantar dari komunikasi interpersonal agar penerima pesan dapat mengikuti alur topik pembicaraan. Selain itu, kalimat pembuka juga merupakan sinyal dari pemberi pesan agar lawan bicara mencoba mengerti apa yang mereka sampaikan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">5. Media<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses komunikasi interpersonal membutuhkan media agar pesan bisa tersampaikan dengan baik, dan pilihannya sangat beragam. Selain percakapan tatap muka antara dua orang atau lebih, partisipan juga bisa menggunakan platform online seperti aplikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">chat, video call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-mail <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk berkomunikasi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">6. Hambatan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sayangnya, tidak semua pesan dalam proses komunikasi antara dua pihak atau lebih bisa disampaikan dengan lancar. Hal ini disebabkan oleh hambatan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">noise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) eksternal seperti gangguan listrik dan sinyal atau hambatan internal seperti kondisi fisik dan mental tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Pengertian dan Proses Komunikasi Intrapersonal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berkebalikan dari komunikasi interpersonal, komunikasi intrapersonal lebih melibatkan apa yang Anda rasakan sendiri. Karena itu, elemennya juga berbeda seperti di bawah ini:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Sensasi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini adalah tahapan awal dari proses komunikasi intrapersonal, atau komunikasi dengan diri sendiri. Setelah menerima stimulus dari lingkungan eksternal, kelima indra pada tubuh Anda akan memproses pesan yang tersampaikan dari sana. Bentuk pesan ini bisa berupa suara, bentuk, warna, tekstur, dan aroma.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Asosiasi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada tahap asosiasi, sistem kognitif kita akan mengaitkan stimulus tersebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">image <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang familier agar bisa diproses dengan lebih mudah. Misalnya, saat melihat minuman berwarna merah muda di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">supermarket<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Anda akan berpikir minuman tersebut pasti memiliki rasa buah stroberi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">3. Persepsi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mengibaratkan stimulus tersebut dengan hal-hal yang telah diketahui sebelumnya, otak kita akan berusaha memberi makna pada pesan tersebut secara subjektif. Berangkat dari contoh minuman berwarna merah muda di atas, mungkin Anda akan mencoba <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tester <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang tersedia untuk mengetahui rasanya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">4. Memori<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahapan berikutnya setelah persepsi adalah memori, atau proses merekam makna dari informasi yang telah didapatkan dalam otak. Dengan demikian, Anda bisa mengingat kembali apa yang Anda rasakan dan ketahui saat berhadapan dengan pengalaman serupa, baik secara sadar maupun tidak sadar.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">5. Berpikir<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, proses komunikasi intrapersonal dengan diri sendiri juga melibatkan proses berpikir untuk mendapatkan sebuah solusi. Masih berkaitan dengan contoh minuman merah muda sebelumnya, jika Anda merasa bahwa rasa stroberinya terlalu asam, Anda akan berpikir untuk menetralkan rasanya dengan menambahkan gula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kedua jenis komunikasi yang telah disebutkan sangatlah penting untuk dipelajari karena akan menunjang pengembangan diri Anda. Selain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> komunikasi interpersonal dan intrapersonal, banyak juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">lainnya yang perlu Anda pelajari dalam rangka meningkatkan kualitas diri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk itu, pilihlah sarana pendidikan yang tepat agar Anda tidak hanya mengasah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hard skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">saja, tetapi juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Salah satu contohnya adalah kurikulum yang diterapkan di BINUS Graduate Program.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui program pembelajaran ini, Anda akan berkesempatan memperoleh teknik atau ilmu analisis terbaru serta mengasah banyak sekali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Pada saat yang bersamaan, Anda juga bisa melatih kemampuan berpikir secara kreatif dan kolaborasi melalui diskusi kelompok serta studi kasus nyata. Jadi, tunggu apa lagi? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Yuk, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bergabung dengan <\/span><a href=\"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">BINUS Graduate Program<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dan kembangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Anda!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai seorang manusia, komunikasi menjadi salah satu aspek terpenting dalam kehidupan. Jenisnya sendiri ada dua, yaitu komunikasi interpersonal dan intrapersonal. Setiap ragam tersebut memiliki proses yang berbeda, sehingga tidak bisa disamakan dengan satu sama lain. Jadi, seperti apakah perbedaannya? Anda bisa menyimak jawabannya di sini. Pengertian dan Proses Komunikasi Interpersonal Sederhananya, komunikasi interpersonal adalah proses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4721","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4721"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4721"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4721\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}