{"id":4975,"date":"2024-01-26T12:06:24","date_gmt":"2024-01-26T05:06:24","guid":{"rendered":"https:\/\/graduate.binus.ac.id\/?p=4975"},"modified":"2024-01-26T12:06:24","modified_gmt":"2024-01-26T05:06:24","slug":"mengulik-potensi-indonesia-sebagai-poros-maritim-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/2024\/01\/26\/mengulik-potensi-indonesia-sebagai-poros-maritim-dunia\/","title":{"rendered":"Mengulik Potensi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak potensi kelautan yang bisa menjadikannya sebagai salah satu kekuatan maritim terbesar di dunia. Sebab, dengan adanya garis pantai seluas puluhan ribu kilometer di setiap pulau, Indonesia tidak kehabisan kekayaan sumber daya laut. Bagaimanakah upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dengan mempertimbangkan keuntungan geografis tersebut? Simak selengkapnya di sini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Kondisi Terkini Maritim Indonesia<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lautan Indonesia yang seluas 3,25 juta km<\/span><span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan rumah untuk lebih dari 7 ribu spesies ikan, kerang, tumbuhan, dan terumbu karang. Dengan banyaknya jumlah ini, tidak mengherankan jika potensi keanekaragaman hayati maritim Indonesia sangat menguntungkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, garis pantai Indonesia yang luas juga memberi akses terhadap banyak hasil bumi seperti emas, perak, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">quartz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, zirkon, mangan, dan masih banyak lagi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Akan tetapi, keuntungan ini tak terhindarkan dari sejumlah masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sayangnya, keanekaragaman Indonesia sebagai poros maritim dunia mulai terancam karena bertambahnya jumlah sampah di laut serta efek krisis iklim yang semakin parah. Hal ini tercermin pada naiknya level air laut, suhu udara dan permukaan laut, serta rendahnya skor OHI (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Ocean Health Index<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) Indonesia dibandingkan dengan standar global.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Strategi Pemanfaatan Potensi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menyadari urgensi masalah yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, pemerintah telah melancarkan sejumlah inisiatif untuk memperkuat potensi Indonesia sebagai poros maritim di dunia. Berikut adalah beberapa di antaranya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Penguatan pengawasan kelautan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menjamin keamanan kapal selama berlayar di laut, pemerintah akan menerapkan skema pemisahan lalu lintas kapal, terutama untuk jalur pelayaran internasional yang berbatasan langsung dengan Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Implementasi ini sangat melibatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">monitoring <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang intens untuk memastikan tidak adanya sengketa wilayah laut fatal, sehingga pelaku bisnis maupun utusan diplomatik untuk urusan maritim dapat melaksanakan kegiatan mereka dengan lebih lancar. Pada akhirnya, hal ini juga akan memperkuat kedaulatan Indonesia di laut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Pembangunan berbasis kelautan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Karena setiap pulau di Indonesia terpisah oleh laut yang membentang luas, solusi infrastruktur dan logistik yang dicanangkan juga harus mempertimbangkan kondisi tersebut. Maka dari itu, pembangunan yang berbasis kelautan juga menjadi salah satu visi misi utama pemerintah untuk mensukseskan Indonesia di masa depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh dari strategi ini melibatkan konstruksi tol laut, lebih banyak pelabuhan, dan jalur khusus pengiriman barang via kapal laut. Dengan demikian, semua wilayah Indonesia akan saling terhubung.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">3. Rehabilitasi ekosistem laut<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mengingat salah satu potensi kekuatan Indonesia sebagai poros maritim dunia terletak pada keanekaragaman hayatinya, pemerintah juga akan memprioritaskan pemulihan ekosistem laut. Terutama, untuk wilayah yang sangat terdampak oleh dampak buruk perubahan iklim, seperti suhu panas berkepanjangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Upaya rehabilitasi ini terwujud dalam bentuk kegiatan penanaman terumbu karang, pembatasan volume hasil pancingan dalam rangka mencegah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">overfishing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan penanaman hutan bakau untuk menjaga keseimbangan lingkungan pesisir pantai.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">4. Peningkatan kualitas SDM<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penerapan strategi penguatan potensi Indonesia sebagai poros maritim dunia tentunya akan mustahil terwujud tanpa sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh sebab itu, pemerintah juga mendorong upaya pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada pengelolaan kelautan di seluruh lapisan masyarakat, terutama untuk jenjang perguruan tinggi. Salah satu contohnya adalah melalui keberadaan program studi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">double degree <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">BINUS dan UNPAD untuk mendukung penerapan ekonomi maritim berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Program Studi Double Degree BINUS x UNPAD untuk Ekonomi Maritim<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Memangnya, apa saja kurikulum yang ditawarkan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">double degree <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">BINUS x UNPAD sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia? Ini dia jawabannya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Master of Digital Business Fisheries<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di program Master of Digital Business Fisheries BINUS x UNPAD, Anda dapat mempelajari bagaimana cara menggabungkan metode pengelolaan bisnis perikanan dengan bantuan teknologi digital. Tentunya, aspek bisnis yang akan dibahas tuntas pada program studi ini akan sangat berkaitan dengan produksi pakan, pengembangbiakan ikan, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Master of Marine Digital Technology<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, jika Anda lebih tertarik dengan peranan teknologi untuk memitigasi risiko bencana kelautan serta efek buruk dari krisis iklim terhadap laut, program Master of Marine Digital Technology BINUS x UNPAD akan sangat cocok dengan minat Anda. Sebab, Anda akan berkesempatan membuat inovasi berbasis digital untuk menjaga kelestarian ekosistem laut serta membuat penelitian berdasarkan prinsip tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kesuksesan Indonesia sebagai poros maritim dunia membutuhkan kerja sama dari banyak pihak, dan hal tersebut dimulai dari pendidikan terlebih dahulu. Menyadari pentingnya peranan SDM, BINUS x UNPAD menghadirkan program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">double degree <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">multidisipliner yang menggabungkan manajemen kelautan dengan teknologi. Anda dapat mengetahui informasi lebih lanjut tentang kurikulum serta tata cara pendaftarannya dengan mengunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/binus.edu\/admissions\/?_gl=1*ftwbjq*_ga*NDU3ODQyMzIwLjE2ODQ4OTE4MDY.*_ga_1Q0FM04S19*MTcwMDEwNDc5Ny40My4xLjE3MDAxMDUzMTIuNi4wLjA.*_ga_BC2WBYSS4Q*MTcwMDEwMjc2My4zMS4wLjE3MDAxMDI3NjMuNjAuMC4w\"><span style=\"font-weight: 400\">halaman berikut<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak potensi kelautan yang bisa menjadikannya sebagai salah satu kekuatan maritim terbesar di dunia. Sebab, dengan adanya garis pantai seluas puluhan ribu kilometer di setiap pulau, Indonesia tidak kehabisan kekayaan sumber daya laut. Bagaimanakah upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dengan mempertimbangkan keuntungan geografis tersebut? Simak selengkapnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4976,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,11],"tags":[],"class_list":["post-4975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4975"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4975"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4975\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beta.binus.ac.id\/bgp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}