
Keahlian yang Dibutuhkan untuk Menjadi Business Planner di Perusahaan Teknologi
Ketika hendak memulai bisnis kita harus siap dengan segala risiko dan tantangan yang mungkin terjadi. Tantangan yang dimaksudkan di sini bukan sekedar tentang mencari ide produksi yang akan dijual, namun lebih kepada penyusunan strategi bisnis, pengelolaan biaya, penetapan target pasar dan mencari investor.
Agar bisnis tetap bisa bertahan dan berjalan lancar di era digital, dibutuhkan perencanaan bisnis atau business plan yang berisi tentang gambaran kegiatan bisnis yang sedang dirintis. Mengingat pentingnya business plan, keahlian business planner perusahaan teknologi sangat penting dalam semua jenis bisnis, utamanya bisnis startup.
Seperti apa keahlian business planner perusahaan teknologi? Berikut informasi selengkapnya.
Keahlian yang Dibutuhkan Business Planner
Menjadi business planner diperlukan skill atau keahlian yang relevan agar mampu menyelesaikan pekerjaan terkait business plan secara tepat. Beberapa skill juga bisa kamu dapatkan dengan menempuh pendidikan di jenjang yang lebih tinggi ataupun saat magang. Berikut beberapa keahlian yang harus dimiliki oleh seorang business planner perusahaan teknologi:.
- Perencanaan strategis: Kemampuan dalam merumuskan tujuan strategis, menentukan sumber daya dan mengidentifikasi peluang.
- Analisis: Kemampuan dalam menganalisis sekaligus mengevaluasi rencana bisnis dalam perusahaan: Termasuk kelayakan dan analisis pasar.
- Kecerdasan emosional: Kemampuan dalam memahami dan mengelola emosi pada diri sendiri dan juga orang lain.
- Manajemen proyek: Kemampuan dalam mengelola proyek beserta mengendalikan hasil.
- Berpikir kritis: Kemampuan memecahkan masalah serta membuat solusi dan keputusan secara tepat.
- Manajemen keuangan: Kemampuan dalam mengelola kinerja keuangan pada perusahaan.
- Kesadaran pasar: Kemampuan dalam memahami tren pasar, industri dan pasar dan kebutuhan organisasi.
- Pengetahuan industri: Kemampuan dalam memahami industri maupun bisnis, termasuk juga pengetahuan terkait supply dan demand.
Unsur-Unsur yang Terdapat Pada Business Plan
Secara umum, business plan berisi tentang gambaran tentang bisnis yang sedang akan dijalankan. Hal ini meliputi persiapan yang sudah dilakukan, potensi peluang atau keuntungan yang bisa didapatkan hingga tujuan bisnis yang ingin dicapai. Beberapa unsur ini juga termasuk di dalam business plan, seperti.
-
Informasi Seputar Usaha yang Dimiliki Secara Singkat
Hal utama yang harus ada di dalam business plan adalah tentang informasi seputar usaha yang sedang dijalankan. Ini mencakup nama usaha, alamat secara jelas dan lengkap, latar belakang mendirikan usaha, target pasar yang ingin dicapai dan lain sebagainya. meskipun dibuat secara singkat, namun buatlah agar rencana bisnis ini mencakup semua unsur yang diperlukan dalam bisnis yang akan kamu jalankan.
-
Deskripsi Tentang Perusahaan
Jika sudah memberikan informasi secara ringkas pada poin pertama, selanjutnya kamu bisa menyebutkan visi dan misi seputar bisnis apa yang ditawarkan serta tujuan dan harapan perusahaan dari menjalankan bisnis tersebut.
-
Barang dan Jasa yang Ditawarkan
Bagian penting lainnya pada business plan adalah tentang barang ataupun jasa yang ditawarkan di pasar. Jelaskan hal tersebut secara ringkas dan jelas. Terutama tentang, mengapa orang-orang perlu menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan tersebut serta sebutkan kelebihannya dibandingkan yang lain.
-
Analisis Pasar
Melakukan analisis pasar juga sangat penting. Jelaskan, mengapa orang-orang atau target pasar perlu membutuhkan dan menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan tersebut.
-
Strategi Pemasaran
Unsur penting lainnya dalam business plan adalah strategi pemasaran. Ini adalah salah satu cara dalam mengenalkan produk maupun jasa pada calon pelanggan serta mempertahankannya supaya tetap menggunakan produk dan jasa yang ditawarkan. Strategi ini juga bisa diterapkan dengan berbagai cara supaya bisnis bisa tetap berkembang dan bertahan di tengah persaingan yang semakin kompetitif di era modern.
-
Rencana Keuangan
Tidak bisa dipungkiri, uang adalah unsur paling utama dan harus ada di dalam business plan. Kamu bisa menjelaskan dengan baik terkait modal yang dibutuhkan serta untuk apa saja modal tersebut. Rencana keuangan ini harus ada karena investor juga membutuhkan informasi ini.
Langkah Tepat Menyusun Business Plan
Setelah mengetahui berbagai unsur di dalam rencana bisnis, selanjutnya kamu perlu perlu memperhatikan sejumlah langkah dalam menyusun rencana bisnis. Terdapat beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan dan bisa kamu ikuti saat menyusun dokumen tersebut, seperti:
-
Melakukan Riset Pasar dan Kompetitor
Menentukan target pasar bisnis yang sedang akan dijalankan sangat penting untuk terlebih dahulu melakukan riset pasar dan kompetitor. Melalui riset ini, maka kamu akan mendapat wawasan terkait celah pesaing yang bisa dimasuki serta dimanfaatkan untuk menonjolkan kelebihan bisnis yang kamu miliki.
-
Melakukan Deskripsi Bisnis
Seperti yang disinggung sebelumnya, buatlah deskripsi mengenai bisnis secara detail yang meliputi latar belakang, struktur organisasi, visi dan misi dan tujuan berbisnis. Buatlah semenarik mungkin supaya memikat para investor.
-
Mengetahui SWOT Pada Bisnis Tersebut
SWOT sendiri adalah akronim dari Strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang) dan threats (ancaman). Ini merupakan sebuah analisis mendalam terkait bisnis yang dijalankan tersebut. dengan begitu, kamu bisa mengetahui gambaran seperti apa kelemahan, ancaman, kekuatan hingga peluang atas bisnis tersebut.
-
Membuat Timeline
Membuat timeline sendiri bisa dijadikan sebagai acuan terkait kapan setiap rencana bisnis bisa berjalan. Biasanya. Timeline ini disusun per kuartal setiap tahun, dimana saat akhir tahun selalu dilakukan evaluasi.
-
Membuat Budgeting
Menyusun budgeting juga sangat penting dilakukan untuk mengetahui, digunakan untuk apa saja anggaran atau dana dalam bisnis tersebut.
Keahlian business planner perusahaan teknologi memang diperlukan, terutama untuk mengembangkan bisnis agar di tengah persaingan yang semakin ketat. Untuk itu dibutuhkan profesional yang benar-benar menguasai keahlian yang dibutuhkan dalam menyusun rencana bisnis tersebut.
Buat kamu yang tertarik bergelut di dunia bisnis, maka bisa perdalam kemampuan kamu dalam menyusun business plan bersama BINUS Online. Dengan perkuliahan yang dilakukan secara full daring, akan memudahkan kamu yang sudah bekerja untuk mendapatkan gelar sarjana tanpa harus meninggalkan pekerjaanmu.
